Prince dan Kertas

Memasuki semester delapan dengan enam SKS tanpa mengambil satu pun mata kuliah secara otomatis akan membuat saya memiliki waktu luang lebih banyak dari semester-semester sebelumnya, atau singkatnya mahasiswa pengangguran. Jika tidak bisa mengisi waktu dengan baik, kehidupan tidak produktif menanti di depan mata. Semoga peristiwa di bawah ini bisa ditransformasikan dalam bentuk visual, sehingga saya ada kerjaan dan tidak menekuni profesi sebagai pengangguran.

*

Dalam perjalanan menuju rumah Budhe, saya menyempatkan diri singgah ke salah satu toko buku di Jalan Pandanaran untuk mencari buku Pemenang Sayembara DKJ 2016 berjudul Semua Ikan di Langit karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Dengan sangat percaya diri saya langsung menuju rak novel Indonesia. Nihil. Pencarian berlanjut ke komputer. Stok buku tersebut masih berlimpah, namun lokasi penempatan buku menunjukkan seperti ini : No Location. Barangkali buku ini masih di tumpuk di bagian New Arrival, pikir saya. Benar rupanya, buku bersampul dominan warna hijau dengan ikan-ikan yang seolah sedang terbang di langit itu masih menghuni tumpukan New Arrival. Satu buku sudah ditangan. Untuk memenuhi syarat promo diskon 50% pada buku kedua (dengan harga lebih murah) yang sedang diadakan di toko buku saya memutuskan membeli salah satu karya Oscar Wilde yang telah beredar sejak 6 Februari lalu : The Happy Prince and other tales. Permasalahan kembali terjadi, lokasi buku ini tidak tersedia di komputer pencarian dan tidak saya temukan di tumpukan New Arrival maupun sastra terjemahan.

Setelah berupaya seorang sendiri mengelilingi tumpukan buku dan rak dengan genre yang memungkinkan buku bersampul seorang pangeran itu diletakkan, akhirnya saya menyerah lantas meminta bantuan pada seorang pramuniaga. Ketika saya tunjukkan foto buku tersebut dari instagram, ia segera melakukan pencarian. Ia mengaku merasa tak asing dengan sampul buku itu. Saya yang sudah lelah, memilih menunggu di dekat rak yang dikhususkan untuk buku-buku karya Tere Liye supaya pramuniaga tadi tidak kesulitan menemukan saya. Tiba-tiba mata saya menangkap sosok jangkung berkaus hitam yang tidak asing, salah seorang kawan saya di kampus.

Akbar !”

Rupanya mahasiswa jurusan sejarah itu sedang mencari buku Ayu Utami yang berjudul Larung. Sayangnya stok buku tersebut sudah habis. Ia pun memutuskan membeli Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma. Sementara kami mendiskusikan sebaiknya apa buku kedua yang akan dibeli Akbar, pramuniaga tadi  belum juga menemukan buku yang saya mau.

Jajal goleki The Little Prince, mengko lak ketemu.”, kata rekannya sesama pramuniaga.

Tak lama, saya mendapat informasi dari Irman melalui pesan singkat bahwa buku itu terletak di rak Wordsworth Classic. Irman benar. Pramuniaga tadi langsung mengambilkan buku tersebut dan mengangsurkannya kepada saya.

Akbar lalu memutuskan untuk membeli Rumah Kertas. Buku itu adalah terjemahan dari La Casa de Papel karangan Carlos Maria Dominguez. Sebuah pilihan bagus karena saya sendiri sudah menamatkannya dalam waktu dua jam, bulan Januari lalu. Masih tersedia empat eksemplar tanpa keterangan lokasi, begitu informasi yang ia dapat dari komputer pencarian. Bagi saya, mencari empat eksemplar buku tanpa keterangan lokasi yang jelas tak ubahnya mencari jarum di tumpukan jerami. Sepaham, Akbar meminta bantuan dari pramuniaga untuk mencarikan buku yang ia mau. Pramuniaga yang membantu Akbar nampaknya tidak semuda pramuniaga yang membantu saya tadi. Mungkin ia berusia sekitar akhir 30-an atau awal 40-an. Rekannya–kurang lebih berusia sama– juga turut memberi saran yang menurutnya dirasa membantu. Terdengar jelas di telinga kami,

Jajal goleki Perahu Kertas, mengko lak mesti ketemu Rumah Kertas!”, serunya mantap tanpa keraguan.

Saya tersenyum. Akbar tersenyum.

Beberapa saat kemudian seorang pramuniaga menghampiri kami,

“Bukunya sudah diretur, Mas.”

Advertisements

3 comments

  1. noovihandayani · February 22

    Baca Kafka, bagus-bagus…

    https://www.noovihandayani.com/

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s